Tuesday, December 11, 2012

Is failed My Friend?



Aku adalah aku dengan kelebihn dan kekurangan yang meutupi diriku.Kekurangan dan kelebihan adlah hal yang wajar dan normal.Tidak ada manusia yang hidup dengan sempurna.Tapi manusia selalu berusaha menjadi sempurna dengan menunjukkan kelebihan serta meminimalisir segala kekurangan yang dimiliki.Bagitupun aku.Aku tidak bermaksud menjadi manusia yang sempurna,tapi aku hanya berusaha untuk menunjukkan bahwa aku bisa dan mampu berhasil dan sukkses.
Keberhasilan dan kesuksesan memang tidak mudah,banyak buku yang mengungkapkan tentang hal itu.Man Jada Wajada,Setengah Isi Setengah Kosong karangan Usad yang berpoligami Kh.Abdullah Gymastiar,dan masih banyak buku inspirasi yang lain.Aku suka membaca buku-buku inspirasi karna bagiku seperti ada energi baru yang aku dapat setelah membaca buku tersebut.
Energi positiv memang sangat diperlukan dalam hidup ini,karna pasti juga akan menghasilkan pikiran yang positiv pula.Dengan berfikir positiv tentu kita juga akan menghasilkan hal yang positiv pula.Namun apa yang terjadi ketika hal yang positiv tersebut belum bertemu dengan kehendak Ilahi.Apa yang harus kita lakukan bila sudah berbicara tentang kehendak Illahi ?Apakah harus memberontak dan berkata tidak adil,ato berusaha pasrah dengan semua kenyataan yang ada ?
Takdir ,sesungguhnya apa takdir itu ?Takdir adalah kehendak Ilahi ,itu adalah jawaban dari orang awam yang masih sering dipermainkan oleh kehendak Tuhan.Sungguh tidak bermaksud untuk menyalahkan Sang Ilahi,tapi apakah takdir akan berubah ketika kita berusaha untuk mengubahnya masih berlaku ??
Kadang hidup memang terasa kejam ketika kehendak kita belum bisa bertemu dengan kehendak Ilahi.Ketika energi untuk berusaha mengubah hidup mencapai titk yang standrt  dan terasa maksimal  tapi belum juga bertemu dengan takdir ?Tidak bermaksud untuk mengeluh,hanya sometimes energi positiv juga akan habis bila tidak ada pancingan atau energi baru yang membakar dalam diri .
Aku tidak ingin kehabisan energi itu.Tapi untuk mendapatkanyapun juga tidak mudah.Bagi sebagian orang mungkin mudah untuk mendapatkanya.Namun bagiku manusia yang sering mengalami kegagaln dalam hidup ,energi positiv bak air di musim kemarau di daerah Indonesia Timur yang siap habis dan kering.Tentu bila hal itu terjadi aku akan menjadi orang yang mati di negeri yang penuh dengan sumber daya yang melimpah.
Siapakah yang harus bertanggung jawab dengan semua ini?Apakah menyalahkan Tuhan,diri sendiri atau mereka ??Apakah aku harus hidup dengan teruss berteman dengan kegagalan,denag keluhan-keluhan yang menjadikan ku seperti orang yang tidak dewasa,atau aku harus bersikap seperti orang dewasa  yang bijak dan selalu tegar serta tersenyum dengan menutupi air mata yang selalu mengalir di tengah malam ?
Kadang menjadi orang baik membuatku bosan,aku menjadi baik ataupun buruk juga belum bisa mengubah hidupku.Mungkin tulisanku ini membuat aku seperti pecundang yang mengis setelah kalah berperang.Tapi inilah sedikit realita hidup yang menggambarkan hitam dan putih,yang up and down,yang terang benderang dan gelap meredup.

Inggil Resto - Kuliner Jawa Klasik di Malang

Hallo guys kali ini trisna akan review tempat kuliner yang ada di Malang. Kalo ke Malang musti coba tempat makan ini. Karena selain cita r...